Sisi Lain di Wakatobi dari Keindahan Alam hingga Surga Bawah Laut

Wakatobi ialah sebuah kabupaten yang berada di Provinsi Sulawesi Tenggara dengan ibukota wangi-wangi. Pada tahun 1996, kawasan Wakatobi ini ditetapkan sebagai taman nasional serta cagar alam untuk biota laut Indonesia oleh UNESCO yang mempunyai luas total 1.39 Juta hektar.

Istilah Wakatobi sebenarnya merupakan gabungan antar nama pulau-pulau utama yang ada di wilayah ini yaitu Pulau Wangi-wangi, Pulau Kalidupa, Pulau Tomia, serta Pulau Binongko. Terdapat juga pulau-pulau kecil yang ada di wilaya ini seperti Pulau Kapota, Pulau Hoga, Pulau Anano, serta Pulau Rundumana. Walaupun sudah menjadi wilayah sendiri ternyata Wakatobi merupakan hasil dari pemekaran wilayah Kabupaten Buton yang dimekarkan pada Desember 2003.

Keindahan yang tersaji di kawasan timur Indonesia seolah tak ada habisnya, itulah kalimat yang cocok untuk negara ini. Salah satunya ialah Taman Nasional Wakatobi lebih dari ratusan jenis ikan serta karang yang unik tercatat menempati perairan Wakatobi. Maka dari itu daerah ini dijuluki sebagai surga dunia bawah laut dan terkenal spot menyelam hingga penjuru dunia.

Wakatobi memiliki kekayaan jenis karang seperti, Acropora formosa, Psammocora profundasafla, A. Hyacinthus, Pavona cactus, Fungia molucensis, Leptoseris yabei, Lobophyllia robusta, Merulina ampliata, Euphyllia glabrescens, Platygyra versifora, Tubastraea frondes, Sarcophyton throchelliophorum, Stylophora pistillata, dan Sinularia spp yang hidup bersama biota laut lainnya.

Sedangkan untuk jenis ikan taman nasional ini mempunyai jenis ikan seperti, (Cephalopholus argus), pogo-pogo (Balistoides viridescens), takhasang (Naso unicornis), ikan merah (Lutjanus biguttatus), napoleon (Cheilinus undulatus), baronang (Siganus guttatus), Amphiprion melanopus, Chelmon rostratus, Chaetodon specullum, Lutjanus monostigma, Heniochus acuminatus, Caesio caerularea, dan sebagainya.

Selain jenis karang dan ikan yang ada di taman nasional ini juga terdapat Paus Sperma yang hanya singgah di bulan November karena belahan bumi lain membeku sehingga membuat paus tersebut mencari tempat tinggal lain. Terdapat juga ikan pari manta (Manta Ray) yang memiliki ukuran tubuh raksasa dan hanya ada di kawasan yang beriklim tropis saja.

Selain dikenal dengan spot menyelam yang bagus ternyata Taman Nasional Wakatobi mempunyai tempat lain yang patut kamu kunjungi!

Goa Kontamale, Goa Telaga

Instagram @denis_lulu

Wakatobi juga mempunyai beberapa goa yang harus dikunjungi salah satunya ialah Goa Kontamale di Pulau Wangi-wangi. Bibir goa ini mempunyai telaga yang jernih dan bersih sehingga warga setempat juga menyebutnya dengan istilah Goa Telaga. Bahkan menurut penduduk setempat jika berendam di telaga ini dapat dimudahkan untuk jodoh! Jadi jika kamu sedang jomblo jangan lupa untuk berendam disini ya! Setelah memasuki goa banyak terdapat stalakmit dan stalaktit yang mempesona.

Danau Sombano

Danau Sombano
Instagram @sumargodenny

Danau Sombano ialah danau yang ada di kawasan Hutan Mangrove Pulau Kedupa. Aneka ragam jenis tanaman dapat kamu jumpai disini seperti anggrek dan pandan. Serta di parairannya sendiri kamu bisa menjumpai udah merah air payau. Mungkin akan tergoda untuk berenang di danau ini termasuk saya, akan tetapi warga setempat tak menganjurkan untuk berenang karena ada legenda buaya hitam yang dikhawatirkan muncul tiba-tiba walaupun belum ditemui kejadian tersebut.

Spot Foto Puncak Khayangan, Puncak Tomia

Puncak Tomia
Instagram @dodit2dua

Tempat wisata ini mempunyai keindahan padang safana yang menajubkan ditambahkan dengan background pantai. Lokasi ini hanya sekitar 30 menit dari Usuku (Tomia Timur) dengan menggunakan kendaraan. Datanglah saat senja menyapa karena disini merupakan spot favorit para fotografer ketika senja. Menikmati pemandangan langit serta jauh dari polusi udara kota dan disambut pagi hari oleh matahari langsung adalah cara terbaik untuk menyenangkan hati ketika stress. Kamu dapat bermalam di daerah perbukitan ini tanpa dipungut biaya dan tentu jelas bawalah perlengkapan kemah seperlunya.

Google Maps

Kepulauan Raja Ampat Surga Dunia di Tanah Papua

Mungkin banyak dari kita sudah mengenal raja ampat yang berada di tanah papua ini. Bahkan banyak wisatawan mancanegara yang berkunjung disini karena keindahan wisata bahari yang ditawarkan. Surga dunia mungkin tepat untuk julukan Kepulauan Raja Ampat ini selain ke elokkan alam yang di suguhkan habitat hewan baik yang ada di air dan di darat sangatlah terjaga.

Kepulauan ini mempunyai empat pulau besar yang terdiri dari, Pulau Misool, Pulau Salawati, Pulau Batanta, serta Pulau Waigeo. Nah, selain empat pulau besar tersebut ada juga gugusan pulau kecil yang menggelilinginya tak tangung-tangung jumlahnya mencapai ratusan pulau dan mempunya khas di setiap pulaunya. Dengan adanya jumlah gugusan pulau mencapai ratusan inilah yang membuat Kepulauan ini bisa mendunia, walaupun sebagian gugusan pulau kecil belum mempunyi nama.

Instagram @bigplankton

Berenang dan menyelam adalah cara yang tepat untuk menikmati keindahan alamnya. Selain dapat melihat ribuan jenis terumbu karang kamu dapat melihat beragam spesies biota laut unik.

Terdapat 76 titik lokasi menyelam yang tersebar disini namun hanya beberapa spot yang favorit dan terkenal mendunia seperti, Mansuar Island, Arborek, Mike’s Point, Chicken Reef, dan Blue Magic.

Arborek ialah sebuah pulau yang mempunyai banyak spot selam dan sangat cocok untuk penyelam pemula. Manuar Island ini ialah zona terbaik jika ingin melihat peyu dan manta yang melintas di perairan. Chicken Reef sendiri ialah daerah gugusan terumbu karang yang mempunyai arus atas yang kuat namun arus bawah yang tenang. Mike’s Point merupakan titik terbaik untuk melihat semua jenis biota laut yang ada di Kepulauan Raja Ampat ini dan banyak juga terumbu karang berbentuk menyerupai terowongan. Spot Blue Magic ialah tempat tinggal hiu wobbegong atau hiu karpet.

Walaupun mempunyai alam yang bagus pasti ancaman alam selalu mengintai, bahkan beberapa nelayan setempat masih ada yang menangkap ikan menggunakan cara berbahaya. Inilah yang patut diwaspadai sehingga pemerintah setempat menyiagakan satgas polisi air yang betugas untuk menyisir perairan sekitar.

Tranportasi Ke Raja Ampat

Angkutan laut sungguh dibutuhkan di tempat ini, karenanya raja ampat mempunyai beberapa pelabuhan kecil dan pelabuhan yang cukup bagus seperti Pelabuhan Waisai dan lainnya.

Transportasi menuju dan pergi dari kepulauan ini cukup menguras kantong terutama pada saat menyewa kapal untuk berkeliling pulau, namun hal tersebut bisa di hemat dengan kamu membawa rombongan untuk berkunjung kesana.

Sebaiknya jika berkunjung bisa memilih menggunakan transportasi udara langsung dari Jakarta ke Bandar Udara Sorong. Banyak yang membuka rute penerbangan ini seperti Lion Air, Garuda Indonesia, Nam Air, dan lain sebagainya.

Instagram @rifanrahmadi

Setelah sampai di Bandara Domine Eduard Osok di Sorong kamu bisa langsung menuju ke pelabuhan Sorong jarak tempuh hanya sekitar 15 menit saja. Banyak angkutan umum yang ada disini, atau kamu dapat menggunakan ojek pangkalan setempat. Setibanya di pelabuhan kamu harus menuju ke pelabuhan waisai dan bisa menggunakan kapal lambat atau kapal cepat dengan tarif masing-masing kapal lambat 100 ribu dengan durasi perjalanan sekitar 4 jam, sedangkan kapal cepat 130 ribu tergantung kelas dengan durasi perjalanan sekitar 2 jam.

Akan tetapi ada juga yang membuka rute penerbangan dari Bandara Sorong menuju Bandara Waisai tentu ini sangat cocok untuk menghemat waktu karena penerbangan hanya membutuhkan sekitar 30 menit saja. Untuk informasi penerbangan pada rute ini kamu bisa menghubungi operator penerbangan Susi Air karena jadwal yang tentatif.

Nah, setelah sampai di Kepulauan Raja Ampat kamu dapat menginap di beberapa hotel dan villa yang tersebar di pulau-pulau besar. Untuk berkeliling wilayah tersebut biasanya hotel atau villa menyediakan paket All In One atau paket sejenisnya, akan tetapi jika dirasa cukup mahal kamu bisa juga untuk menyewa kapal warga setempat yang lumayan murah tergantung dari sikap pemilik kapal.

Google Maps

Pesona Alam Kawasan Taman Nasional Komodo

Pulau Komodo ialah pulau terbesar yang berada di Kepulauan Nusa Tenggara. Disini lah tempat para hewan purba itu tinggal, tak lain tak bukan Komodo yang dihuni sektiar 1300 ekor. Kawasan ini juga merupakan Taman Nasional Komodo yang dikelola langsung oleh pemerintah pusat. Pulau Komodo terletak di sebelah timur Pulau Sumbawa dan dipisah oleh Selat Sape.

Komodo hanya ada disini dan merupakan satwa yang dilindungi yang ditetapkan oleh lembaga IUCN. Hewan ini adalah spesies terbesar dari familia Varanidae yang menyebabkan ia dijuluki si kadal raksasa dengan panjang rata-rata 2-3 meter serta berat mencapai 110 kg. Hewan ini adalah pemangsa puncak pada habitat sekitar karen tidak ada karnivora lain yang hidup di daerah ini.

Nah, selain Pulau Komodo kawasan taman nasional ini juga memiliki pulau-pulau kecil lainnya yang tersebar mengelilinginya seperti Pulau Kelor, Pulau Padar, Pulau Gili Lawa Darat, serta Pulau Rinca yang dihuni sekitar 1500 ekor Komodo sehingga total Komodo yang ada sekitar 2500 ekor.

Pulau kecil tersebut mempunyai keindahan alam yang patut untuk diabadikan lo. Karena hanya ada disini pemandangan yang bagus tercipta olah sang maha pencipta. Berikut penjelasan tentang masing-masing pulau yang ada:

Pulau Kelor

Instagram @riesaramandanii

Pulau ini memiliki luasan yang mungil dan menawarkan jalur pendakian pendek tetapi mempunyai medan yang menantang karena disini banyak batu-batu besar, kerikil yang licin apalagi tingkat elevasinya sampai 45 derajat, tidak dianjurkan untuk wanita hamil. Walaupun begitu sempit sehingga dijuluki pulau mungil tempat ini mempunyai pemandangan yang indah dan pasti kamu ketagihan ingin kesini lagi.

Pulau Padar

Instagram @nindannisa

Pulau ini pernah dihuni Komodo namun sayang habitatnya telah musnah karena menurunnya populasi rusa tau hewan lain yang merupakan makanan utamanya terus berkurang. Dengan bentuk yang memanjang dan mempunyai titik tertinggi di utara pulau sehingga terlihat bentuk Padar. Pulau ini berada di antara Pulau Rinca dan Pulau Komodo yang membuat para fotografer atau videographer mengabadikan momen disini.

Terdapat pantai pasir merah yang menggoda untuk berenang dan menyelam. Akan tetapi jika ingin menuju puncak memerlukan waktu sekitar 30 menit perjalanan dengan medan yang relatif mudah dari bibir pantai ini.

Pulau Gili Lawa Darat atau Gili Laba

Pulau ini mempunyai jalur trekking yang cocok untuk pemula, dan untuk mendakinya hanya dibutuhkan waktu sekitar 20 menit saja. Dari puncak kamu dapat melihat pemandangan 360 derajat pulau-pulau yang ada di kawasan Taman Nasional Komodo. Pulau ini juga dikeliling oleh bibir pantai yang eksotis seperti Pink Bech atau pantai merah serta Kanawa.

Pulau Rinca

Disini juga terdapat hewan purba tersebut, tetapi pulau ini tak berpenghuni sehingga kesempatan menyaksikan langsung Komodo lebih banyak daripada di Pulau Komodo. Pulau ini lebih mudah di jangkau karena dekat dengan Labuan Bajo dan mempunyai titik tertinggi 670 mdpl. Selain Komodo kamu juga dapat menyaksikan hewan liar lain, seperti rusa, kerbau, babi, burung dan lain sebagainya.

Kamu juga bisa menjajal petualangan di pulau tak berpenghuni ini. Jalur trekking yang ada menawarkan keindahan alam yang luar biasa dan masih asri. Jarak trekking juga bervariasi ada yang pendek, medium, dan panjang. Pengunjung sendirilah yang menentukan rute yang dilaluinya, namun sebaiknya seseuaikan dengan kondisi fisikmu demi keselamatan serta meminimalkan risiko yang terjadi.

Instagram @nie.marcello

Disepanjang jalan melewati bukit yang kering dan berwarna agak kuning saat musim kemarau, dan jika masuk musim penghujan bukit ini beubah menjadi hijau. Apalagi jika ditambah dengan keindahan hamparan laut biru yang khas di kawasan ini membuat kamu tidak ingin pulang!

Selain mempunyai pemandangan yang cukup memukau kawasan bawah laut taman nasional ini juga masih terjaga kelestariannya sehingga menjadi tempat tinggal untuk beberapa jenis karang dan biota laut disekitar.

Google Maps

Wisata Dataran Tinggi Dieng Wonosobo yang Unik dan Inspiratif

Dataran Tinggi Dieng merupakan salah satu kawasan vulkanik aktif yang terletak di Jawa Tengah, Dataran Tinggi Dieng secara administratif masuk dalam dua kabupaten yaitu kabupaten Banjarnegara dan Wonosobo, tepatnya disebelah Gunung Sumbing dan dan Gunung Sindoro.

Wisata Dieng banyak terdapat fenomena yang unik dan aneh sehingga dapat menarik para wisatawan lokal maupun asing untuk mengunjunginya.

Menurut sumber dari wikipedia, ketinggian rata-rata Dieng yaitu 2000 m di atas permukaan laut. Di siang hari suhunya berkisar antara 12-20 derajat Celcius dan 6-10 derajat Celcius di malam hari. Kalau di musim kemarau (Juli dan Agustus) suhunya bisa mencapai 0 derajat Celcius di pagi hari serta memunculkan embun beku, kalau masyarakat setempat menyebutnya dengan  bun upas (embun racun) karena dapat menyebabkan kerusakan pada tanaman pertanian.

Selain terkenal dengan keindahan wiisatanya, Dataran tinggi Dieng juga terkenal dengan penghasil carica dan purwaceng, sebagai pengingat, carica merupakan tanaman endemis dari Dataran Tinggi Dieng yang buahnya seperti pepaya. Biasanya dibuat untuk manisan sebagai buah tangan khas Dieng.

Berikut adalah beberapa objek wisata dieng yang harus kamu kunjungi ketika berada di Wonosobo

Telaga Warna

Instagram @aprillia.dk

Telaga Warna ini terletak di ketinggian 2000 mdpl, telaga ini sangat unik karena warna airnya bisa berubah – ubah  dari warna yang satu ke warna yang lain, air telaga tersebut mengandung sulfur sehingga jika terkena sinar matahari warna airnya akan berubah, kadang berwarna  hijau, putih, merah, biru dan lembayung.

Telaga Pengilon

Keunikan dan keindahan wisata Dataran Tinggi Dieng sangat menarik untuk dikunjungi, wisata yang berada di Dieng salah satunya adalah telaga, salah satunya yaitu Telaga Pengilon. Telaga ini terletak bersebelahan dengan Telaga Warna, bedanya yaitu jika Telaga warna memiliki warna yang berubah-ubah, sedangkan Telaga Pengilon memiliki warna air yang sangat jernih dan dikelilingi oleh perbukitan asri dan hijau. Telaga ini sangat cocok untuk para penggemar fotografi karena keindahan pemandangan Telaga Pengilon ini.

Telaga Merdada

Rasanya tidak lengkap jika tidak berkunjung di telaga terluas di kawasan Dieng ini. Ya.. Telaga Mardada, telaga ini terletak di Desa Karangtengah, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara. Kalau dilihat dari bentuknya, Telaga Merdada ini bentuknya seperti kaldera yang  kemudian tergenang dengan air. Konturnya akan terlihat jelas apabila dilihat dari ketinggian.

Bukit Sikunir Dieng

Instagram @amiruriza

Bukit Sikunir ini merupakan wisata andalan Dieng karena keindahan sunrisenya. Bukit ini terletak di Desa Sembungan. Waktu terbaik untuk menikmati sunrise yaitu pada bulan Juli-Agustus karena pada bulan tersebut merupakan musim kemarau sehingga langit akan terlihat cerah serta tidak ada hujan. Biasanya para wisatawan akan mendirikan tenda disekitaran kawasan Bukit Sikunir, ada juga yang menginap di homestay atau hotel kawasan Dieng tentu dengan harga yang bersahabat.

Kawah Sikidang

Kawah sikidang merupakan kawah vulkanik yang memiliki fenomena unik,  kawah ini bisa melompat seperti layaknya kidang (kijang dalam bahasa jawa). Maka dari itulah kawah ini dinamakan kawah sikidang. Yang menarik dari kawah ini yaitu letupan- letupan lumpur panas disertai gas yang mengepulkan asap putih pekat. Pengunjung harus mematuhi rambu peringatan ketika berada di kawah ini, yang melarang pengunjung untuk menyalakan api atau membuang putung rokok, karena dapat memicu terjadinya kebakaran. Pengunjung juga disarankan untuk memakai masker atau penutup mulut lainnya agar tidak keracunan gas.

Dan yang paling dicari pengunjung yaitu telor rebus kawah sikidang. Masyarakat sekitar mejual telur mentah kemudian direbus dikawah kecil yang mendidih. Pengunjung juga bisa merebus sendiri telur dikawah tersebut, hanya butuh waktu 5 menit telur tersebut akan matang.

Candi Arjuna

Selain beberapa wisata yang sudah disebutkan tadi, kawasan Dieng juga terdapat wisata budaya berupa candi. Candi ini bernama candi arjuna, Sebenarnya ada beberapa candi yang terletak dikawasan ini  , yaitu candi Srikandi, candi semar, candi sembadra dan candi puntadewa. Sehingga komplek ini dikenal dengan candi arjuna.candi ini merupakan candi beraliran Hindu shiwa bahkan menjadi candi hindu tertua di pulau jawa.  Candi ini dibangun sekitar abad IX M. Dan ukurannya hanya berkisar 4×4 meter saja. Wisata ini juga sangat cocok untuk pecinta fotografi karena candinya yang eksotis

Google Maps

Daftar Tempat Wisata Banyuwangi yang Harus Dikunjungi

Banyuwangi terkenal memiliki pantai yang indah, Kabupaten Banyuwangi namanya yang terletak di Provinsi Jawa Timur paling timur dan berbatasan langsung dengan Selat Bali. Sebagai salah satu destinasi wisata kabupaten ini terus berbenah dan terbukti sekarang sudah terdapat Bandar Udara Banyuwangi yang melayani rute Internasional.

Dengan letak yang di ujung timur Banyuwangi memiliki tempat-tempat wisata keren yang setidaknya terdapat lebih dari 30 wisata yang ada. Disini sangat terkenal dengan wisata pantai seperti pulau bali, namun karakter pantai disini lebih tenang. Nah, dimanakah letak wisata tersebut? Simak uraian dibawah ini.

Pantai Plengkung

Instagram @hamzahazizul

Wisata pantai ini terletak di alas purwo banyuwangi disini memiliki ombak yang tinggi dan besar yang tentunya cocok untuk berselancar. Bahkan pantai ini merupakan alternatif tempat selancar selain pulau bali ketika sangat ramai.

Pantai ini disebut The Seven Giant Waves Wonder yang dapat kamu jumpai di bulan Juli hingga bulan September. Apalagi disini sering sekali diadakan lomba selancar tingkat internasional. Untuk kamu yang merupakan selancar pemula dapat untuk menyewa guide yang ada di sekitar sini dan jangan khawatir disini juga disediakan papan selancar tentu dengan harga sewa yang terjangkau.

Pantai Cacalan

Pantai cacalan berada di Kecamatan Kalipuro ini memiliki pasir pantai yang berwarna kehitaman dan tersebar merata dibibir pantai. Disini sangat cocok untuk liburan dengan keluarga karena memiliki ombak yang tenang dan dapat melakukan kegiatan-kegiatan di tepi pantai, seperti memancing, bermain air, sepak bola, bahkan dapat berkemah disini.

Pantai ini terdapat restoran dan cafe yang menawarkan ciri khas masing-masing, seperti terdapat ruang terbuka hijau dan dihiasi oleh ornament lampion warna-warni, benda-benda masa kini yang instagramable.

Pantai Pulau Merah

Terletak di kecamatan pesanggaran tempat wisata ini merupakan wisata favorit masyarakat Banyuwangi khususnya. Disini kita dapat menemukan hamparan pasir pantai yang berwarna merah yang sehingga pantai ini dinamakan Pantai Pulau Merah. Wisatawan yang datang banyak yang berkemah di area pantai ini tak terkecuali dari Mancanegara.

Pantai ini juga memiliki Pura Tawang Alun yang diperuntukan beribadah umat Hindu. Penginapan serta restoran yang ada disini juga memadai karena tak cukup bila ingin berkunjung ke pantai ini yang hanya sehari saja.

Pulau Tabuhan di Banyuwangi

Hidden sights di kabupaten ini terbilang cukup banyak, termasuk sebuah pulau mungil dan berjarak 20 Km dari kota. Pulau tabuhan Namanya yang terletak di desa bangsring, wongsorejo dan merupakan salah satu pulau tak berpenghuni yang memiliki luas kurang lebih 5 ha. Dengan adanya hamparan pasir putih yang bersih dan air laut yang bening cocok untuk kamu yang hobi menyelam.

Nah, untuk kamu yang ingin kesini wajib menyebrang ke Pantai Kampe. Untuk ke pantai dapat melalui jalan setapak yang merupakan kebun pasewaran milik dari PT Perkebunan Nusantara XII. Setelah melewatinya kamu bisa memilih sewa kapal nelayan atau naik kapal motor yang siap mengantarmu menuju Pulau Tabuhan dengan durasi perjalanan sekitar 30 menit.

Wisata Kawah Ijen Banyuwangi

Destinasi lain di Kabupaten ini ialah sebuah kawah yang terletak di ketinggian 2.368 mdpl. Tempat wisata ini cukup populer di kalangan wisatawan local karena terdapat fenomena langka yang terjadi disini ialah blue fire (api biru) yang muncul di daerah kawah.

Kawah dengan luas sekitar 21 KM ini dikelilingi kaldera-kaldera yang menjulang tinggi sampai 500 meter. Akan tetapi jika kamu berkunjung kesini alangkah baiknya hati-hati karena kawah ini mempunyai suhu sampai 200 derajat celcius yang dapat melenyapkan pakaian apalagi tubuh manusia.

Nusa Penida Surga Tersembunyi di Tenggara Pulau Bali

Nusa penida merupakan sebuah pulau yang berada di sebelah tenggara Pulau Bali dan dipisahkan oleh Selat Badung. Disekitar pulau ini juga terdapat pulau-pulau kecil yang unik seperti Pulau Nusa Lembongan dan Pulau Nusa Ceningan. Kawasan ini terkenal dengan kegiatan menyelam dan banyak sekali titik selam yang patut dicoba yaitu, Penida Bay, Batu Meling, Manta Point, Toyapakeh, Batu Abah, Batu Lumbung, Malibu Point.

Kawasan ini merupakan spot diving terbaik di dunia tak heran menjadi mendunia. Terutama di Nusa Penida, tidak hanya mempunyai perairan yang bagus tetapi ada spesies ikan yang sangat langka melintas di perairan ini. Ikan Mola-mola namanya yang merupakan raksasa bawah air disini yang dapat tumbuh hingga 3 meter dan berat 2,25 ton. Ikan mola-mola mempunyai bentuk yang pipih dan menyerupai matahari namun siripnya disebut calvus. Ikan ini muncul antara bulan Juni hingga Agustus saja karen sedang mencari perairan hangat.

Pulau ini adalah alternatif bagi kamu yang bosan berlibur di BalI karena keindahan alam yang masih terjaga alami dan indah. Pulau ini dapat di tempuh dari empat dermaga yang ada di Pulau Bali seperti Dermaga Br. Nyuh, Dermaga Sampalan & Mentigi, Dermaga Seblanga br. Nyuh, Pelabuhan Toya Pakeh. Nah, jika kamu ingin berkunjung maka simaklah beberapa referensi tempat yang hits dan cocok untuk di upload di sosial media kamu:

Pantai Suwehan

Instagram @kulit.kacang69

Pantai Suwehan mempunyai ikon yang cukup menarik yaitu batu karang besar yang berada di bibir pantai dan berbentuk menyerupai segitiga. Oleh penduduk sekitar, batu tersebut disebut batu jineng. Akan tetapi para wisatawan menyebutnya brand volcom. Pantai ini cocok untuk menyelam karena mempunyai air yang jernih serta memiliki susunan karang yang unik.

Pantai Atuh

Destinasi Pantai ini cukup familiar bagi wisatawan karena tempat ini mudah dijangkau dan memiliki pesona alam yang indah. Tempat ini juga digadang-gadang mirip dengan Raja Ampat Papua atau Kho Phi Phi Island yang ada di Thailand. Karena disini bisa untuk meilhat pantai-pantai kecil yang ada di sekitar.

Tempat ini memiliki pasir putih serta menawarkan pemandangan alam bawah laut yang alami dan jernih. Dengan dihiasi karang serta biota laut yang ada membuat tempat ini mendunia. Jangan sampai keliru memahami perbedaan Pantai Atuh dan Pantai Suwehan ya, sob!

Pasih Uug

Instagram @andri.nyc

Pasih Uug jika di terjemahkan dalam Bahasa Indonesia ialah Pantai Rusak. Sesuai dengan namanya disini terdapat tebing yang berlobang atau bolong wisatawan sering menyebutnya broken beach Nusa Penida. Pasih Uug terletak di sebelah barat pulau Nusa Penida. Tempat wisata pantai ini instagramble banget jadi sempatkan kamu berkunjung kesini ya!

Pantai Paluang dan Pantai Klingking

Pantai ini unik karena disini terdapat garis pantai yang dipisahkan oleh tebing tinggi dan seperti ikan paus, sehingga dinamakan Paluang atau Karang Dawa. Walaupun begitu dua pantai ini ternyata memiliki nama yang berbeda, disisi kanan merupakan Pantai klingking sedangkan pada bagian kiri merupakan Pantai Peluang. Tempat ini juga indah dipandang dari atas tebing peluang.

Angel’s Billabong

Instagram @faiz_aex

Angel’s Billabong merupakan tempat yang cukup istimewa karena susunan batu karang yang jarang ada di tempat lain, tempat ini cukup mudah dan berada di sebelah barat Nusa Penida. Dengan proses alami yang menjadi muara sungai dan berdekatan dengan laut lepas, namun ketinggian muka air cukup rendah sehingga membentuk seperti kolam dan sering digunakan untuk berendam oleh wisatawan yang berkunjung disini.

Jika kamu berkunjung ke Bali sempatkan lah untuk berkunjung ke Pulau Nusa Penida ini karena pesona alam yang sungguh menajubkan dan bisa untuk penghilang rasa setres karena pekerjanaan.

Google Maps